“Sang Maha Tak Terbatas tidak mengabadikan sesuatu yang lain, kecuali Cinta, karena Cinta adalah cerminan dari wujud-Nya sendiri.” *** Di antara bunga violet dan puing reruntuhan kota mati, di antara ratapan gelombang dan nyanyian hujan yang membasahi ladang-ladang, Kahlil Gibran menempatkan jiwa manusia sebagai saksi atas dua kenyataan yang tak terpisahkan: duka yang menyucikan dan senyum yang memuliakan. Buku ini menjelajahi cinta yang melampaui batas kasta dan kematian, keindahan yang menghancurkan peradaban sekaligus membangun taman-taman roh, serta kemanusiaan yang berdiri di tengah reruntuhan sambil menyeru putra-putranya yang terlanjur asyik menghunus pedang—dan suara itu terus bergema jauh melewati halaman terakhirnya.
| Penulis | : | Kahlil Gibran |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 238 |