Dalam buku ini, Locke membahas cara menggunakan kemampuan berpikir dengan benar, agar kita tidak mudah terseret oleh kebiasaan, pencitraan, atau dogma. Locke menekankan sikap rendah hati dalam bernalar: berani meragukan, tekun mencari bukti, serta jujur mengakui batas pengetahuan. Sejalan dengan itu, Locke mengkritik kebiasaan menerima prinsip yang samar hanya karena tradisi, figur panutan, atau demi rasa aman. Menurutnya, kebebasan berpikir lahir ketika kita menilai argumen secara adil, bersedia mendengar berbagai pandangan, dan menolak prasangka yang membuat kita menutup mata; keyakinan tanpa alasan yang memadai, dapat berubah menjadi sikap keras kepala. Locke juga menegaskan bahwa pikiran dapat “dilatih” sebagaimana tubuh. Seseorang menjadi mahir menari atau bermain musik karena latihan berulang; demikian pula nalar menjadi tajam melalui kebiasaan membaca, bertanya, menguji, lalu merapikan gagasan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Nilai praktisnya, buku ini menjadi semacam panduan disiplin berpikir yang relevan diterapkan sepanjang hidup: menuntun kita agar berpikir sistematis, bijaksana, dan bersikap tenang dalam menghadapi perbedaan.
| Penulis | : | John Locke |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 138 |