Buku ini menampilkan kisah Alexander Agung dalam bentuk biografi naratif yang mengalir dinamis, sejak masa kanak-kanak hingga wafatnya, dengan sorotan kuat pada watak, ambisi, dan berbagai keputusan yang membentuk arah penaklukannya. Abbott menulis dengan gaya lugas dan dramatis, sehingga setiap uraian peristiwa mudah diikuti oleh pembaca. Pada bagian pembuka, menelusuri lingkungan Makedonia, pengaruh Filipus dan Olimpias, pendidikan, serta pembentukan karakter Alexander. Setelah pembunuhan Filipus, pembahasan beralih ke perebutan legitimasi, konsolidasi kekuasaan, dan langkah berani Alexander dalam meneguhkan kepemimpinan atas negeri-negeri Yunani sebelum ekspedisi besar dimulai. Pada bagian selanjutnya, pembaca diajak menyeberangi Hellespontos (Dardanella), memasuki Asia Kecil, menghadapi Darius, mengepung Tirus, lalu bergerak ke Mesir dan pusat-pusat Persia. Kemenangan besar digambarkan sebagai hasil keberanian, kalkulasi militer, disiplin pasukan, serta daya pengaruh pribadi Sang Penakluk di medan perang dan politik. Menjelang akhir, Abbott tidak memuliakan tokohnya tanpa kritik. Ia menampilkan degradasi moral, intrik istana, keletihan pasukan, serta wafatnya Alexander Agung di Babilonia yang diikuti perebutan warisan kekuasaan. Keunggulan buku ini terletak pada keseimbangan antara epik penaklukan dan tragedi personal penguasanya yang memikat.
| Penulis | : | Jacob Abott |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 220 |