Tidak diragukan lagi, Ali Syari'ati memiliki andil yang signifikan dalam Revolusi Islam Iran 1979. Meskipun ia wafat pada 1977, pemikiran-pemikirannya telah lebih dahulu bekerja dalam benak generasi muda Iran yang kemudian menjadi motor penggerak revolusi. Pengamat seperti Leon Carl Brown bahkan menyatakan bahwa tokoh-tokoh sentral Revolusi Iran, termasuk Imam Ruhullah Khomeini sebagai pemimpinnya, tidak dapat dilepaskan dari iklim intelektual yang turut dibentuk oleh gagasan-gagasan revolusioner Syari'ati. Karena itu, tidak berlebihan jika Syari'ati dijuluki Guru Revolusi (Mo'allem-e Enqelab). Buku kecil ini dimaksudkan untuk menguraikan secara ringkas bangunan pemikiran Syari'ati mengenai Islam progresif. Pembahasan diawali dengan uraian tentang pandangan filosofis Syari'ati mengenai manusia, baik secara esensial maupun fungsional. Pandangan tentang manusia sebagai entitas sosial menjadi penting karena dari sinilah dapat ditelusuri filsafat sosial Syari'ati, terutama gagasannya tentang revolusi sosial. Selanjutnya, buku ini mengulas filsafat politik Syari'ati untuk memahami bentuk masyarakat ideal serta model kepemimpinan politik yang ia cita-citakan. Namun, sebelum memasuki relung-relung pemikiran tersebut, buku ini terlebih dahulu menyajikan biografi singkat Syari'ati, sekadar untuk mengenali riwayat kehidupannya dan latar sosial yang membentuknya sebagai seorang revolusioner Islam.
| Penulis | : | Muhammad Ali Fakih |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 126 |