Biografi Gus Dur

Rp 180.000 20%
Rp. 144.000

"Gus Dur berani membela kepentingan golongan lain yang diyakininya benar. Ia tidak peduli dengan kekurangan fisiknya. Semuanya tertutupi dengan ide-ide briliannya soal membangun bangsa. Selamat jalan, Gus Dur."
(Repulika, 31 Desember 2009)

"Gus Dur adalah guru bangsa terbaik yang kita miliki. Selamat jalan, Gus. Sejujurnya, kami sangat kehilangan."
(Jawa Pos, 2 Januari 2010)

"Gus Dur mengingatkan pada Mahatama Gandhi. Gus Dur dekat dengan hati rakyat banyak bukan hanya karena pandangan keagamaan dan politiknya, melainkan juga dalam sikap serta gaya hidupnya."
(Kompas, 4 Januari 2010)

"Sang Ayah menamainya Abdurrahman ad-Dakhil yang berarti Abdurrahman sang Pendobrak. Kelak, ia lebih dikenal sebagai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Ia terbukti mampu "mendobrak" jagat pemikiran Islam dan praktik politik di tanah air."
(Tempo Interaktif, 2 Januari 2010)

“Gus Dur adalah satu-satunya tokoh yang selalu berdiri dan membela hak-hak etnis Tionghoa di Indonesia yang kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Kini, sudah tidak ada Gus Dur di sisi kita. Meski semikian, ide-ide besar Gus Dur tidak boleh ikut mati."
(Mustofa Liem Ph.D, Dewan Penasihat Jaringan Tinghoa untuk Kesetaraan)

"Sikap terbuka dan demokratis yang didukung oleh keberanian iman dan intelektualitas iutlah yang menempatkan Gus Dur sebagai sang Damai, Man of Peace."
(Neles Tebay, Ketua Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Fajar Timur, Abepura)

"Bagi saya, Gus Dur mewujudkan Islam yang percaya diri, positif, terbuka, dan ramah. Yang dirintis Gus Dur akan berjalan terus. Nevertheless, Gus, we will miss you. Resquiescat in peace." (Franz Magnis-Suseno, Rohaniawan dan Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara)

"Gus Dur adalah Bapak Plurarisme." (Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Repulik Indonesia)
“Berkat Gus Dur, Indonesia diakui masyarakat internasional."
(Wimar Witoelar, Budayawan dan Sahabat Gus Dur)


Abdurrahaman Wahid, atau lebih populer dengan sebutan Gus Dur, merupakan tokoh panutan yang sangat dihormati oleh banyak kalangan karena pengabdiannya kepada masyarakat, demokrasi, dan Islam toleran. Sosoknya penuh teka-teki dan kontroversial sehingga pemikiran dan tindakannya sering disalahpahami oleh banyak kalangan. Dia dipuji oleh banyak kalangan, namun juga dicela oleh mereka yang tak mampu memahami jalan pikiran dan sikapnya. Akan tetapi, penulis buku ini, Greg Barton, berhasil memotret dan menampilkan pemahaman yang utuh dan komprehensif tentang sosok Gus Dur kepada kita.

Rincian buku:

Penulis : Greg Barton
Penerbit : Noktah
Tahun terbit : 2020
ISBN : 9786025781513
Halaman : 544

Buku Terkait


Wirianto Sumartono
Rp 60.000 20%
Rp 48.000

Nur Khalik Ridwan
Rp 60.000 20%
Rp 48.000

Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si
Rp 150.000 20%
Rp 120.000

Turkish Spirits
Rp 70.000 20%
Rp 56.000

Michael H. Hart
Rp 140.000 %
Rp 140.000

Kaka Alvian Nasution
Rp 58.000 25%
Rp 43.500