Severity: Warning
Message: fopen(/var/www/html/divapress/sessions/ci_sessionnprfestegr0177fa4jan3oe5lc1dcmfb): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 172
Backtrace:
File: /var/www/html/divapress/Apps/controllers/Portal.php
Line: 8
Function: __construct
File: /var/www/html/divapress/index.php
Line: 316
Function: require_once
Severity: Warning
Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/www/html/divapress/sessions)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /var/www/html/divapress/Apps/controllers/Portal.php
Line: 8
Function: __construct
File: /var/www/html/divapress/index.php
Line: 316
Function: require_once
Filsafat Yunani tidak lahir dari pengamatan alam yang apa adanya. Ia tumbuh dari reruntuhan tatanan keagamaan yang jauh lebih tua—dan itulah persoalan yang selama berabad-abad menggoda para intelektual, yang dijawab Francis Macdonald Cornford dengan kejernihan yang masih segar hingga hari ini. Dalam buku ini, Cornford membuktikan bahwa konsep-konsep filsafat paling awal—Moira, Dike, Nomos, Physis, Logos, Philia, Neikos, dll.—adalah warisan sistem kepercayaan religius yang telah mengendap jauh sebelum kata “filsafat” itu sendiri ada. Apa yang kelak kita sebut pemikiran rasional tumbuh dari lapisan keyakinan kolektif yang sudah lama mendarah daging dalam bahasa, mitos, dan struktur sosial Yunani purba. Filsafat, dalam pembacaan Cornford, selalu beroperasi dalam batas warisan yang diterimanya. Cornford membuka cara membaca ulang asal-usul konsep filsafat—sekaligus hubungan dialektis antara nalar, mitos, dan masyarakat yang terus membentuk sejarah panjang pemikiran manusia.
| Penulis | : | Francis Cornford |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 380 |
Dr. Fu’ad Farid Isma’il & Dr. Abdul Hamid Mutawalli
Rp 70.000 25%
Rp 52.500