Buku ini memaparkan wajah diplomasi Inggris abad ke-18 melalui surat-surat “pribadi”, “rahasia”, “sangat rahasia” yang relatif jarang terbit. Di balik bahasa resmi, tampak cara kekuasaan bekerja: sanjungan, ancaman, transaksi, serta pengorbanan aliansi politik. Dokumen dari Petersburg memperlihatkan Duta Besar Inggris menenangkan Menteri Rusia, menawar subsidi, merancang manuver di Stockholm tanpa menanggung biaya penuh. Rondeau mengaku memperlihatkan surat Porte kepada pejabat Rusia. Harris menimbang penyerahan Minorca demi “persahabatan” Permaisuri. Catatan tentang awal pemerintahan Kaisar Paul menguatkan dogma “ikatan alamiah” Inggris–Rusia. Selanjutnya, akar tradisi itu dilacak ke masa Peter I. Pamflet The Northern Crisis (1716) menyingkap rencana invasi Skåne, pembagian “Kekaisaran Swedia”, serta peran armada Inggris yang mengawal pasukan Moskow. Invasi itu kandas ketika Peter memangkas pasukan, lantas menekan Kopenhagen. Korespondensi, pamflet, juga data dagang menunjukkan bahwa kedekatan antar-aliansi politik tidak bertumpu pada kepentingan komersial yang seimbang. Rangkaian dokumen itu memperlihatkan bagaimana rahasia membentuk kebijakan, kemudian peta aliansi Eropa pun berubah.
| Penulis | : | Karl Marx & Eleanor Marx Aveling |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 158 |
Dr. Fu’ad Farid Isma’il & Dr. Abdul Hamid Mutawalli
Rp 70.000 25%
Rp 52.500