Buku ini menampilkan perenungan Machiavelli tentang republik, kekuasaan, hukum, agama, serta daya hidup masyarakat di suatu negara dengan berpijak pada pembacaan atas sejarah Romawi, terutama Titus Livius. Dari warisan klasik, ia mengekstrak pelajaran politik yang tetap relevan bagi kehidupan publik masa kini. Pembahasannya menelaah asal-usul kota, bentuk-bentuk pemerintahan, pertentangan antara rakyat dan elite, serta fungsi lembaga yang adil dalam menjaga kebebasan. Bagi Machiavelli, republik yang kukuh tidak lahir dari ketenangan semu, melainkan dari tatanan hukum yang sanggup mengolah benturan kepentingan menjadi kekuatan bersama. Dalam uraiannya tentang ekspansi, perang, dan kepemimpinan, Machiavelli menunjukkan bahwa kemakmuran negara bertumpu pada disiplin militer, kecakapan membaca keadaan, serta keberanian mengambil keputusan politik. Ia juga mengingatkan bahwa reputasi, Dewi Fortuna, ambisi, dan kelemahan manusia selalu bekerja di balik kejayaan maupun kemerosotan suatu bangsa dalam sejarah. Dari keseluruhan pembahasannya, tergambar figur Machiavelli dalam bentuknya yang paling luas: pengamat sejarah, analis negara, dan penafsir hasrat manusia. Sebagai risalah politik, inilah teks penting untuk memahami bagaimana kebebasan dipertahankan, kekuasaan dibatasi, dan negara dirawat melalui institusi yang cakap sekaligus kritis.
| Penulis | : | Niccolò Machiavelli |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 630 |