Selain dikenal lewat Menara Miring yang ikonik, kota Pisa di Italia juga menjadi tempat lahir salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ilmu pengetahuan: Galileo Galilei, seorang pemikir yang berani mengguncang cara manusia memahami alam semesta. Ketika dunia masih meyakini bahwa Bumi adalah pusat alam semesta, Galileo berdiri di garis depan membela gagasan heliosentris yang dikemukakan oleh Nicolaus Copernicus, sebuah kebenaran yang saat itu dianggap berbahaya. Pembaca akan dibawa menelusuri perjalanan hidup Galileo secara utuh: dari rasa ingin tahu sederhana saat mengamati ayunan lampu di katedral, hingga penemuan-penemuan revolusioner melalui teleskop yang mengubah wajah astronomi sembari ini mengungkap sisi manusiawi Galileo: keras kepala tetapi brilian, berani tetapi bukan tanpa cela. Ia adalah sosok yang hidup di antara tarik-menarik keyakinan, ambisi, persahabatan, dan kekuasaan. Melalui buku ini, pembaca akan memahami bagaimana Galileo tidak hanya menemukan hal-hal baru tentang langit, tetapi juga mengubah cara manusia mencari kebenaran. Ia menegaskan bahwa alam semesta dapat dipahami melalui observasi, eksperimen, dan matematika, sebuah prinsip yang kini menjadi fondasi ilmu pengetahuan modern. Empat abad setelah ia mengarahkan teleskopnya ke langit, nama Galileo tetap hidup: dalam setiap eksperimen, setiap pengukuran, dan setiap upaya manusia untuk memahami dunia secara rasional.
| Penulis | : | Yoga Palwaguna |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 148 |