Gusti Mboten Shareloc

Rp 55.000 20%
Rp. 44.000

Jika Anda pernah membaca karya-karya Joko Pinurbo (Jokpin), tentulah Anda akan kerap teetawa, lalu manggut-manggut. Itu karena Jokpin piawai betul berpuisi dgn humoris plus reflektif. Puisi-puisinya adalah candaan-candaan yang anti-puitik --tetapi tepat di titik ini jugalah ia sangat estetis. Jika Anda membaca cerpen-cerpen Embah Nyutz ini, tepikanlah ekspektasi cerpen sastra, estetis, apalagi gelap gulita. Cerita-cerita dalam buku ini sepenuhnya candaan, humor, sampai pada derajat yang bisa membuat Anda geleng-geleng kepala. Tak ada keteraturan struktur, narasi, apalagi estetika sastrawi. Tak ada! Semuanya serba tak teratur, sesukanya, semaunya. Tetapi, justru karena demikianlah gaya cerita yang dipilih Embah Nyutz, ia seketika dapat diandaikan sebagai "kesadaran baru" dalam bercerita. Satu lagi. Sebagai pengusung aliran "sufisme tidak jelas", dengan kata lain "ora cetho alias embuhlah", alangkah pentingnya untuk mewaspadai kemungkinan timbunan makna dan hikmah di balik cerita-ceritanya. Ini penting saya utarakan. Kini Anda bisa mulai membaca langsung cerpen-cerpen beraliran "sastra embuh" ini --sebutlah demikian--dengan sebaiknya (saran saja) meletakkan seluruh ceritanya pada kotak demikian itu. Jika candaan-candaan sastrawi Jokpin telah sampai pada derajat "jaminan", candaan-candaan sastrawi Embah Nyutz kiranya sangat tepat untuk didudukkan pada derajat "wallahu a'lam" saja. Edi AH Iyubenu, pengamat masalah-masalah Embah Nyutz, tinggal di Yogyakarta.

Rincian buku:

Penulis : Embah Nyutz
Penerbit : DIVA Press
Tahun terbit : 2020
ISBN : 9786023919956
Halaman : 168

Buku Terkait


Frida Kurniawati, dkk
Rp 45.000 25%
Rp 33.750

Danarto
Rp 100.000 25%
Rp 75.000

Lugina W.G.
Rp 60.000 25%
Rp 45.000

Hamsad Rangkuti
Rp 70.000 25%
Rp 52.500

Mulyadi Al-Gunsary dkk.
Rp 45.000 25%
Rp 33.750

Jazim Naira Chand dkk.
Rp 50.000 25%
Rp 37.500