Buku ini menempatkan manusia sebagai pusat penyelidikan: bagaimana pikiran bekerja, dari mana ide berasal, dan sampai sejauh mana pengetahuan dapat dipertanggungjawabkan. Locke membuka pertanyaan besar tentang pemahaman manusia melalui pemeriksaan yang tertib atas pengalaman, kesadaran, dan batas-batas akal. Dengan menolak adanya prinsip bawaan, Locke menunjukkan bahwa pengetahuan tumbuh melalui indra, refleksi, ingatan, perbandingan, serta abstraksi. Dari titik inilah berkembang uraian tentang ide sederhana, ide kompleks, substansi, relasi, identitas, sebab-akibat, hingga tolok ukur benar dan salah yang membentuk kerangka berpikir manusia secara ringkas, tetapi padat. Bagi Locke, akal bukanlah kuasa yang tanpa batas. Akal bekerja untuk memilah, menguji, menyusun, sekaligus mengakui hal-hal yang belum dapat dipastikan. Struktur argumennya memberikan landasan penting untuk memahami keyakinan, kebebasan berpikir, dan tanggung jawab intelektual. Sebagai salah satu pintu masuk ke filsafat modern, keseluruhan pembahasan dalam buku ini memperlihatkan bagaimana pengindraan, penalaran, serta bahasa membentuk dasar pemahaman manusia, sekaligus menegaskan batas-batasnya dalam memahami dunia dan menilai kebenaran.
| Penulis | : | John Locke |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 616 |