Ketika penderita lepra lenyap dari Eropa, ruang-ruang pengucilan yang mereka tinggalkan segera diisi oleh orang-orang gila. Foucault menelusuri perjalanan panjang kegilaan: dari sosok yang dibiarkan mengembara di jalanan dan diangkut di atas kapal-kapal sungai, hingga tubuh yang dikurung, diklasifikasi, dan diatur dalam asilum. Melalui rekonstruksi sejarah yang menggali arsip hukum, karya seni rupa, dan teks dari abad ke-15 hingga ke-19, buku ini memperlihatkan bahwa rumah sakit jiwa tidak lahir dari belas kasihan, melainkan dari kehendak untuk menertibkan, dan menghukum, apa yang dianggap menyimpang dari akal sehat. Foucault membongkar bagaimana otoritas dokter di rumah sakit bertumpu pada peran sebagai Bapak, Hakim, dan Penegak Hukum Moral, jauh melampaui catatan pengetahuan medis. Di balik dinding-dinding itu terjalin relasi antara pengetahuan dan kekuasaan yang membentuk cara dunia modern memahami, memperlakukan, dan mendefinisikan kegilaan. Hubungan tersebut, seperti yang Foucault tunjukkan, tidak tinggal sebagai sejarah. Warisan itu masih hidup dalam praktik psikiatri hingga hari ini.
| Penulis | : | Michel Foucault |
|---|---|---|
| Penerbit | : | basabasi |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 396 |