Kecerdasan adalah sesuatu yang dinamis, terus berkembang, dan kemudian mendorong kemajuan moral dan estetika. Dalam buku ini, Vernon Lee menggunakan tokoh mitologi Proteus untuk melambangkan sifat kecerdasan dan realitas yang selalu berubah. Lee berpendapat bahwa kecerdasan bukanlah konsep yang tetap dan kaku, melainkan terus berubah dan beradaptasi sebagai respons terhadap budaya, teknologi, dan pilihan etis. Pandangan ini mengantisipasi diskusi modern tentang AI dan kemampuan adaptasi pikiran manusia dalam menghadapi dunia yang terus berubah. Lee berpendapat bahwa kecerdasan sejati adalah sesuatu yang responsif dan terlibat dengan metamorfosis realitas. Dia menentang pembatasan kecerdasan pada definisi sempit seperti skor IQ. Tema sentralnya adalah hubungan antara kesadaran intelektual dan etika. Lee berpendapat bahwa seiring masyarakat menjadi lebih cerdas dan sadar, secara alami masyarakat akan mengevaluasi kembali dan melampaui dogma moral yang sudah usang, memprioritaskan kebutuhan manusia dan kesejahteraan bersama.
| Penulis | : | Vernon Lee |
|---|---|---|
| Penerbit | : | basabasi |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 60 |
Dr. Fu’ad Farid Isma’il & Dr. Abdul Hamid Mutawalli
Rp 70.000 25%
Rp 52.500