Batita sedang belajar mengenal dunia. Mereka menyentuh, mencoba, mengulang, membuka, menuang, membongkar, bahkan memasukkan berbagai benda ke dalam mulut. Bagi anak, semua itu adalah eksperimen. Bagi orang tua, semuanya bisa terasa seperti kekacauan yang tidak ada habisnya. Lalu, harus bagaimana? Kapan anak perlu dibiarkan bereksplorasi, dan kapan orang tua harus berkata, “Tidak boleh”? Apakah rumah perlu dipenuhi material Montessori? Apakah anak harus selalu dibiarkan melakukan semuanya sendiri? Montessori tidak sesederhana alat kayu dan aktivitas yang terlihat cantik di media sosial. Di balik metode ini, ada cara pandang terhadap anak, lingkungan, kebebasan, keteraturan, dan peran orang dewasa dalam mendampingi proses tumbuhnya. Buku ini mengajak orang tua memahami kebutuhan batita dan menerjemahkan prinsip Montessori ke dalam kehidupan sehari-hari: saat anak bergerak, berbicara, bereksplorasi, bermain, belajar mandiri, hingga ketika ia menolak dan mengalami tantrum. Tidak perlu rumah yang sempurna. Tidak perlu menjadi orang tua Montessori yang sempurna. Cukup mulai dengan memahami anak, menyiapkan lingkungan sesuai kebutuhannya, dan belajar kapan harus memberi kesempatan serta kapan harus memberikan batas.
| Penulis | : | Muhajjah Saratini |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 234 |