Awal abad ke-17 mencatat babak pelayaran penuh gejolak ketika ekspedisi kedua Perusahaan Hindia Timur Inggris menembus Banten, Jawa, hingga Kepulauan Maluku pada 1604–1606. Di bawah komando Henry Middleton, empat kapal memburu cengkih, pala, fuli, serta lada sembari menghadapi Portugis yang bertahan di Tidore dan Belanda yang menguatkan pengaruhnya di Ternate. Persaingan dagang tiga bangsa Eropa itu berimpit dengan konflik dua kesultanan yang saling bermusuhan, hingga setiap pelabuhan singgahan sarat intrik dan taruhan nyawa. Buku ini memuat catatan tangan pertama Edmund Scott tentang kebakaran, pencurian, dan tekanan pejabat Banten yang menguji kesabaran pedagang Inggris, berdampingan dengan jurnal Kapal Ascension dan catatan Thomas Clayborne yang merekam rute serta insiden harian. Sepucuk surat Raja Tidore kepada Raja Inggris menyingkap pandangan penguasa lokal atas pergolakan tersebut, sementara pemerian adat-istiadat orang Jawa dan komunitas Tionghoa di Jawa Besar melengkapi gambaran sosial zaman itu. Dokumen-dokumen ini menghidupkan babak awal pertemuan Nusantara dengan dunia.
| Penulis | : | Sir William Foster |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 382 |