Filsafat Tiongkok merupakan salah satu tradisi intelektual tertua yang masih terus hidup hingga hari ini. Berbeda dengan filsafat Barat yang banyak bertumpu pada penyelidikan metafisika dan logika, para pemikir Tiongkok sejak awal lebih tertarik pada pertanyaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana manusia membentuk karakter yang baik, bagaimana keluarga dapat menjadi tempat tumbuhnya kebajikan, bagaimana negara seharusnya diperintah, dan bagaimana seseorang menemukan ketenangan di tengah dunia yang terus berubah. Buku ini memperkenalkan pemikiran para filsuf besar seperti Konfusius, Mencius, Xunzi, Laozi, Zhuangzi, Mozi, hingga para pemikir Legalis, sekaligus menelusuri perbedaan pandangan yang menjadikan filsafat Tiongkok sebagai tradisi yang kaya dan dinamis. Meskipun dipisahkan oleh ribuan tahun dan perbedaan budaya, pemikiran para filsuf Tiongkok masih mampu mengajak pembaca masa kini untuk merenungkan kembali hubungan antara diri sendiri, sesama manusia, alam semesta, dan masyarakat tempat kita hidup.
| Penulis | : | Christian D. Simbolon |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 236 |
Dr. Fu’ad Farid Isma’il & Dr. Abdul Hamid Mutawalli
Rp 70.000 25%
Rp 52.500