Selama berabad-abad, sains menggambarkan alam sebagai materi yang tersebar dalam ruang dan waktu yang statis. Whitehead menantang asumsi ini dari pangkalnya. Konsep ruang absolut, momen yang tak berdurasi, dan materi yang terbagi-bagi ternyata tidak mampu menjelaskan gerak, tegangan, kausalitas, bahkan organisme biologis sekalipun. Tradisi sains yang mapan akhirnya menghadapi batas-batasnya. Sebagai gantinya, Whitehead menawarkan pandangan bahwa alam adalah jalinan peristiwa yang saling terkait melalui hubungan spasial-temporal. Dari peristiwa-peristiwa inilah konsep titik, garis, momen, dan objek abstrak dapat ditarik melalui metode abstraksi ekstensif—cara membaca alam dari pengalaman perseptual yang konkret, bukan dari asumsi matematis yang tak teruji. Ruang dan waktu bukan entitas mutlak, melainkan hasil dari hubungan antara peristiwa-peristiwa. Puncak dari perjalanan intelektual ini adalah gagasan bahwa ritme adalah padanan kausal kehidupan. Hidup—yang mencakup persepsi, keinginan, emosi, dan kehendak—adalah perpaduan kesamaan dan kebaruan yang termanifestasi dalam peristiwa. Buku ini menjadi fondasi filsafat proses Whitehead: alam bukan kumpulan benda statis, melainkan hamparan peristiwa yang terus bergerak dan saling berkelindan.
| Penulis | : | Alfred North Whitehead |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 260 |