Psikologi tentang Pengalaman Religius

Rp 60.000 15%
Rp. 51.000

Sejarah banyak agama yang terlembagakan menunjukkan suatu kecenderungan untuk mengembangkan dua sikap ekstrem: kecenderungan yang bersifat “mistik” dan individual di satu sisi, dan legalistik dan organisasional di sisi lain. Pribadi religius yang autentik dan memiliki pemahaman mendalam akan mampu mengintegrasikan kecenderungan-kecenderungan ini dengan mudah dan otomatis.
Kebanyakan orang kehilangan atau melupakan pengalaman religius subjektif, dan mendefinisikan ulang agama sebagai seperangkat kebiasaan, perilaku, dogma, bentuk-bentuk, yang di titik ekstrem menjadi sepenuhnya legalistik dan birokratis, konvensional, kosong, dan dalam makna yang sesungguhnya, antireligius. Agama yang terlembagakan, akhirnya dapat menjadi musuh utama bagi pengalaman religius dan orang-orang yang mengalaminya. Inilah tesis utama dari buku ini.
Abraham Maslow, penulis buku ini, hendak menegaskan bahwa agama dengan a kecil sepenuhnya selaras, pada level yang lebih tinggi dari perkembangan pribadi, dengan rasionalitas, dengan sains, dengan semangat sosial. Bukan hanya ini, melainkan secara prinsip, agama juga dapat dengan mudah mengintegrasikan dorongan-dorongan naluriah, material, dan berpusat pada diri yang sehat dengan hal-hal yang secara alamiah bersifat transenden, spiritual, dan aksiologis.

Rincian buku:

Penulis : Abraham Maslow
Penerbit : Ircisod
Tahun terbit : 2021
ISBN : 9786236699560
Halaman : 152

Buku Terkait


Yanuar A.
Rp 45.000 25%
Rp 33.750

Agus A. Prasetya
Rp 40.000 25%
Rp 30.000

Dedi Yulianto
Rp 35.000 25%
Rp 26.250

Indra Permana
Rp 40.000 25%
Rp 30.000

Herman Susanto
Rp 40.000 25%
Rp 30.000

Herman Yulianto, S.Psi.
Rp 40.000 25%
Rp 30.000