Buku ini menelusuri perubahan tatanan ekonomi dari unit rumah tangga, klan, dan desa hingga terbentuknya tanah manor. Perhatian Weber tertuju pada hak milik, kewajiban, dan stratifikasi sosial, sambil menolak mitos “asal-usul tunggal” yang kerap meratakan keragaman pengalaman agraria di berbagai wilayah. Weber memosisikan manor sebagai simpul kuasa teritorial, yudisial, sekaligus fiskal. Ketika ekonomi uang meluas, kota makin menekan desa, negara kian agresif mencari penerimaan, dan pasar tenaga kerja bebas mulai terbentuk. Reformasi tanah memecah kepemilikan bersama; akibatnya, banyak penyewa kehilangan pijakan dan tersisih dari akses atas lahan. Di ranah produksi, Weber melacak pelemahan gilda dan pergeseran kerja rumah tangga menuju sistem domestik, lalu ke bengkel, hingga akhirnya berwujud pabrik. Perdagangan berkembang dengan bertumpu pada perusahaan permanen, pembukuan yang lebih rapi, serta instrumen kredit dan perbankan. Praktik lelang dan konsinyasi memperluas jangkauan distribusi, sementara perbaikan angkutan mengubah kalkulasi jarak, biaya, dan waktu. Kapitalisme modern, menurut Weber, muncul sebagai kombinasi rasionalisasi hukum, penguatan organisasi perusahaan, inovasi teknologi, dan etika ekonomi. Buku ini relevan bagi pembaca umum, peneliti, maupun praktisi kebijakan ekonomi.
| Penulis | : | Max Weber |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 422 |