Buku ini mengupas bagaimana Inggris berubah total dari kerajaan absolut menjadi demokrasi modern tanpa setetes darah pun tertumpah—lewat Reformasi Parlemen 1832 dan rangkaian UU Reformasi berikutnya yang perlahan memberi suara kepada rakyat biasa, buruh, petani, hingga perempuan, semua lewat kompromi damai di parlemen, bukan revolusi. Namun di balik ketertiban ini, buku ini juga menelusuri bagaimana Inggris membangun imperium yang membentang seperempat daratan bumi, sekaligus mengapa Irlandia menjadi luka yang tak kunjung sembuh—butuh lebih dari seabad pemberontakan sebelum akhirnya diakui merdeka. Bagaimana bangsa yang begitu piawai berkompromi dengan rakyatnya sendiri justru begitu sulit melepaskan cengkeramannya dari tetangganya itu? Sebagai pembanding, buku ini turut menyajikan bagaimana Eropa Kontinental menempuh jalan yang jauh lebih berdarah—Prancis, Jerman, Austria-Hungaria, dan Ottoman sama-sama bergolak mencari bentuk pemerintahan baru mereka. Benarkah model Inggris hanya bisa terjadi sekali dalam sejarah, atau ada rahasia yang bisa ditiru bangsa lain?
| Penulis | : | Hutton Webster |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 118 |