“Bukan, Paduka, ini revolusi”—jawaban seorang pembawa kabar kepada raja yang terkejut, saat Bastille yang telah berabad-abad menjadi simbol tirani diruntuhkan hanya dalam sehari oleh amarah rakyat yang sudah tak tertahankan lagi. Buku ini menyelami setiap tahap Revolusi Prancis dan Era Napoleon (1789–1815) secara kronologis, menghidupkan kembali bagaimana kebangkrutan negara dan kesenjangan kelas yang mencekik akhirnya meledak menjadi kekacauan berdarah yang mengguncang seluruh Eropa. Setiap fase dikupas secara tajam dari sumpah lapangan tenis Versailles hingga guillotine yang tak berhenti bekerja dalam ‘Reign of Terror’—ketika revolusi berbalik memakan anak-anaknya sendiri, dan Robespierre sang algojo pun akhirnya diseret ke pisau yang sama yang dia gunakan membantai ribuan orang. Kisah ini berpuncak pada kebangkitan dan kejatuhan Napoleon Bonaparte—dari jenderal muda Korsika yang memungut “mahkota Prancis yang tergeletak di tanah” hingga penakluk hampir seluruh Eropa, sebelum runtuh total di padang salju Rusia dan Waterloo. Inilah kisah tegas tentang bagaimana tiga kata—Kebebasan, Kesetaraan, Persaudaraan—bisa menjadi mantra pembebasan sekaligus senjata pemusnahan massal.
| Penulis | : | Hutton Webster |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 100 |