Buku ini mengupas tiga babak besar yang membentuk wajah dunia modern. Dimulai dari Renaisans (abad ke-14 hingga ke-16), yaitu periode kebangkitan kembali minat terhadap peradaban klasik Yunani-Romawi yang bermula di Italia dan menyebar melalui capaian seni, sains, serta penjelajahan geografis—sebuah kegemilangan yang sekaligus membuka era kolonialisme Eropa. Semangat kritis yang lahir dari Renaisans tersebut rupanya tidak berhenti pada seni dan sains. Ia segera berbenturan dengan otoritas tertinggi pada masanya: Gereja. Reformasi Protestan yang dipelopori Luther pada 1517 memecah Eropa menjadi dua kubu keagamaan yang saling bermusuhan. Ini memicu rangkaian peperangan panjang dan berdarah. Dua abad berikutnya, semangat rasional-kritis yang sama berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih radikal: Zaman Pencerahan abad ke-18. Akal sehat mulai digunakan untuk menggugat kekuasaan monarki absolut dan ketimpangan struktur sosial. Locke, Voltaire, Montesquieu, dan Rousseau menyalakan gagasan hak asasi dan kontrak sosial yang pada akhirnya membakar sumbu Revolusi Amerika dan Revolusi Prancis.
| Penulis | : | Hutton Webster |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 100 |