Nama Soe Hok Gie selalu hadir sebagai simbol keberanian, kejujuran, dan keberpihakan pada kemanusiaan. Ia bukan sekadar tokoh dalam sejarah Angkatan '66, tetapi juga potret nyata seorang anak muda yang memilih untuk berpikir merdeka, bahkan ketika harus berhadapan dengan kekuasaan yang ia bantu lahirkan. Melalui buku ini, Gie dihadirkan lebih dekat: bukan hanya sebagai demonstran yang lantang, tetapi juga sebagai manusia biasa yang gelisah, jatuh cinta, meragukan banyak hal, dan mencari makna hidup di antara hiruk-pikuk zaman. Dari ruang kelas hingga jalanan demonstrasi, dari forum diskusi hingga lereng Gunung Semeru, Gie menjalani hidupnya dengan satu kompas yang tak pernah goyah: nurani. Ia berani mengkritik siapa pun. Bahkan ketika banyak orang memilih diam, Gie tetap bersuara, menjadikan dirinya apa yang disebut sebagai moral force sejati. Di balik itu semua, tersimpan pula sisi lain: seorang pecinta alam, penyair sunyi, dan pemuda romantis dengan kisah cinta yang tak selalu selesai dengan bahagia. Soe Hok Gie untuk Anak Muda adalah sebuah cara belajar dari seorang Gie bahwa menjadi muda bukan hanya soal usia, tetapi tentang keberanian untuk “tidak biasa”, tetap jujur di tengah tekanan, dan setia pada kemanusiaan.
| Penulis | : | Iklil Pradigta |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 214 |