Pertanyaan tentang ada-tidaknya Tuhan telah menggerakkan akal manusia sejak Socrates menantang keyakinan warga Athena hingga kini. Buku ini menelusuri jejak tersebut, dimulai dari gagasan Plato dan Aristoteles tentang yang ilahi, lalu merunut bagaimana warisan itu membentuk konsep Tuhan dalam tradisi Kristen. Empat argumen klasik dibedah satu per satu: kosmologis tentang asal mula alam semesta, teleologis tentang keteraturan ciptaan, ontologis tentang Tuhan sebagai wujud yang mesti ada, serta argumen moral tentang sumber kebaikan manusia. Pembahasan berlanjut ke pengalaman religius, mukjizat, serta pergulatan panjang antara iman dan akal. Bahasa keagamaan turut ditelaah: bagaimana kalimat tentang Tuhan bisa bermakna sekaligus diuji kebenarannya. Persoalan penderitaan dan kejahatan dihadapkan dengan gagasan kehendak bebas, sementara harapan akan kehidupan setelah kematian pun ditimbang secara rasional. Di penghujung, gugatan Feuerbach, Marx, dan Freud disandingkan dengan ateisme baru ala Dawkins, mengantar pembaca pada pertanyaan paling mendasar: apakah Tuhan ciptaan manusia, atau manusia justru ciptaan-Nya?
| Penulis | : | Roy Jackson |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 300 |