Tiga Serangkai—Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara—adalah anomali di zaman kolonial. Ketika dunia dipisahkan oleh sekat ras dan kasta, mereka justru menyatukan langkah untuk satu tujuan: Indonesia Merdeka. Bagaimana seorang keturunan Indo-Eropa justru menjadi ancaman bagi pemerintah kolonial? Mengapa seorang dokter memilih meninggalkan kenyamanan hidup demi perjuangan politik? Dan bagaimana seorang bangsawan Jawa menjelma menjadi pelopor pendidikan nasional? Melalui pertanyaan-pertanyaan inilah buku ini menyajikan kisah perjuangan Tiga Serangkai secara mendalam dan runtut. Disusun dalam tiga bagian besar, buku ini mengupas transformasi pribadi ketiga tokoh yang ditempa oleh ketidakadilan kolonial, lahirnya organisasi Indische Partij beserta tulisan-tulisan tajam yang mengguncang pemerintah Hindia Belanda, hingga warisan pemikiran mereka yang terus memengaruhi arah perjuangan bangsa setelah masa pengasingan. Pembaca juga akan diajak memahami bagaimana gagasan nasionalisme yang inklusif, berani, dan melampaui batas suku maupun golongan mulai dibangun pada masa itu. Mereka bukan sekadar tokoh pergerakan, melainkan para pemikir dan penggerak yang menyalakan kesadaran baru tentang bangsa, persatuan, da
| Penulis | : | Irfan Mochamad |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 230 |