Yakobus anak Zebedeus, Maria Magdalena, Simon Petrus, Matius, Yohanes Pembaptis, Yusuf dari Arimatea, Pontius Pilatus, hingga Yudas Iskariot menyimpan Yesus dari Nazaret dalam ingatan yang berbeda. Bagi sebagian orang, Dia adalah guru yang menuntun jalan pulang. Bagi yang lain, Dia adalah sahabat, penyembuh, suara yang menegur, atau cahaya yang membuat gelap batin tampak jelas. Ada pula yang menolak-Nya, sebab kata-kata-Nya terlalu tajam untuk hati yang takut kehilangan kuasa. Dari pasar Yerusalem, bukit Galilea, rumah sederhana, padang sunyi, penjara, hingga ruang pengadilan, jejak-Nya tumbuh menjadi kenangan yang tak padam. Sabda-Nya mengalir di antara kasih, pengampunan, luka, iman, dan pengorbanan. Dia pergi sebagai manusia, tetapi tinggal sebagai terang yang terus menyentuh hati, membangunkan harapan, dan memanggil jiwa untuk kembali mengenal kasih.
| Penulis | : | Kahlil Gibran |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 264 |