Buku ini membahas wilayah ketika akal tidak bekerja sendirian. Di sana, kehendak ikut menentukan arah penerimaan, sementara identitas, pengalaman hidup, dan kecenderungan batin perlahan membentuk cara seseorang memahami kebenaran. Maka, pengetahuan pun tidak hanya diuji oleh bukti-bukti, tetapi juga dihadapkan pada kesiapan jiwa untuk menerimanya. Dengan memadukan refleksi filsafat, telaah epistemologi, serta temuan-temuan psikologi kognitif, buku ini menunjukkan bahwa bias bukan sekadar gangguan yang hadir sesekali, melainkan bagian dari struktur keyakinan manusia, yang sering tidak disadari ia ada pada setiap sikap keputusan. Bahkan, untuk sampai pada objektivitas, diperlukan perjuangan serius—bukan hanya melalui ketajaman akal, melainkan juga diperlukan keberanian untuk berjarak dari diri sendiri. Buku ini ditujukan bagi pembaca yang ingin memahami mengapa keyakinan begitu sulit digoyahkan, dan mengapa pencarian kebenaran acap kali berhadapan dengan batas-batas kehendak manusia itu sendiri. Selamat membaca!
| Penulis | : | Yahya Muhammad |
|---|---|---|
| Penerbit | : | IRCiSoD |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 144 |