Ada perjalanan cinta yang tidak diukur oleh jarak, melainkan oleh bersihnya pandangan batin yang semakin tenggelam dalam ketulusan. Di sana, hati perlahan dilepaskan dari segala selainNya, hingga yang tersisa hanyalah cinta yang tidak lagi menuntut selain hadir dalam kedekatan. Semesta tidak lagi dibaca sebagai ruang yang terpisah dari yang dicinta, melainkan sebagai rangkaian tanda yang lembut dan terus-menerus memantulkan jejakNya. Dalam setiap yang tampak, cinta menemukan isyarat halus yang menuntun hati untuk kembali mengenali sumber segala yang dicinta. Pada akhirnya, sampai ke hadiratNya adalah perjalanan cinta yang berubah menjadi cara memandang. Hati yang mencinta tidak lagi mencari di luar, karena seluruh yang ada telah menjadi cermin yang di dalamnya cinta berbalik mengenali Dia yang sejak awal selalu hadir.
| Penulis | : | Kuswaidi Syafi’ie dan Habibullah Salman |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 282 |