Buku ini menegaskan bahwa zuhud bukan hiasan retoris, melainkan sikap tegas untuk memutus keterikatan hati pada dunia. Ia membahas bagaimana hati harus ditarik dari ketamakan, dari cinta berlebihan pada harta, dari angan-angan yang memanjangkan kelalaian, lalu diarahkan sepenuhnya kepada Allah Ta’ala. Dari situ, pembahasan mengalir ke persoalan penjagaan lisan, tafakkur, syukur, kefakiran, dan cara mematahkan bisikan setan yang terus mencoba merusak arah jiwa. Di bagian lain, buku ini membongkar penyakit batin yang paling berbahaya: kesombongan, kedengkian, kecurangan, riya’, cinta popularitas, dan nafsu yang selalu mencari celah untuk membenarkan keburukan. Semua itu dijelaskan dengan tajam melalui dalil al-Qur’an, hadits, dan atsar ulama, tanpa memberi ruang bagi kepalsuan spiritual. Selanjutnya, buku ini menguraikan amal-amal hati dan anggota badan yang menentukan keselamatan seorang hamba: muhasabah, tafwidh, khauf dan raja’, menjaga pandangan, adab berbicara, khusyuk dalam shalat, serta macam-macam nadzar. Intinya jelas: siapa pun yang ingin selamat tidak cukup hanya tampak taat; ia harus membersihkan batin, menundukkan nafsu, dan menegakkan hidupnya di atas pengagungan kepada Allah Ta’ala.
| Penulis | : | Imam Muhasibi |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 308 |