Karya Syekh Izzuddin bin Abdussalam—yang masyhur dengan julukan Sultan Ulama—ini hadir untuk menyingkap isyarat-isyarat halus dalam khazanah tasawuf. Di dalamnya, simbol, metafora, dan istilah yang menjadi bahasa para arif tidak dibiarkan dalam kesamaran, melainkan diurai dengan pandangan yang tertib dan kejernihan pemahaman, sehingga yang tersirat perlahan mendekati terang makna. Kitab ini membuka pintu-pintu pemahaman bagi “kunci-kunci” terminologi sufistik yang kerap tersembunyi di balik tabir isyarat, yang sulit dijangkau oleh pandangan awam. Ia hadir sebagai jembatan antara warisan teks-teks tasawuf klasik dan pencari makna di zaman kemudian, yang merindukan keterhubungan antara ilmu, rasa, dan kesadaran batin. Dari sisi keilmuan, kitab ini menempati kedudukan yang penting dalam khazanah studi mistisisme Islam, khususnya dalam menyingkap lapisan-lapisan simbol dan bahasa metaforis kaum sufi. Dengan susunan yang sistematis dan penjelasan yang terarah, ia menghadirkan kembali konsep-konsep spiritual yang kompleks ke dalam bentuk yang lebih terang, tanpa kehilangan kedalaman isyarat dan kehalusan makna yang menjadi jiwa tasawuf itu sendiri.
| Penulis | : | Syekh Izzuddin bin Abdussalam |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 286 |