Salah satu tujuan utama suluk adalah hadirnya kemampuan rohani untuk menyaksikan Sang Pencipta melalui makhluk-makhluk yang terbentang di hadapan. Ketika hati kian jernih, alam semesta menyingkap makna-makna tersembunyi di balik rupa dan peristiwa. Setiap wujud menjadi isyarat yang menuntun kesadaran pada asal-usul keberadaannya, mengubah pandangan hidup dari sekadar peristiwa terpisah menjadi rangkaian tanda yang saling berhubungan. Keindahan, keteraturan, perjumpaan, dan kehilangan, semua menyimpan jejak ketuhanan yang hanya bisa dilihat oleh mata hati. Dari sini, tumbuh makrifat, memperdalam pandangan rohani akan rahasia Ilahi. Di balik keberagaman ciptaan, mengalir satu pesan yang sama—segala yang ada mengisyaratkan keagungan, kebijaksanaan, dan kasih sayang Allah, meski dalam rupa bahasa yang berbeda. Dalam buku pendidikan rohani ini, jiwa kita dilatih untuk makin dekat dengan hadirat Ilahi. Setiap ciptaan menjadi ayat yang menuntun pada pengenalan lebih dalam kepadaNya, setiap peristiwa membuka pintu penghayatan atas hikmahNya. Itulah Madrasah Ilahiah, tempat hati belajar memahami Sang Khaliq lewat tanda-tandaNya yang tersebar di seluruh penjuru semesta.
| Penulis | : | Kuswaidi Syafi’ie dan Habibullah Salman |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 298 |