Abad ke-20 menjadi saksi runtuhnya dogmatisme yang memenjarakan dunia Islam dalam kemandekan. Dari abu stagnasi itu, bangkitlah para pemikir revolusioner yang mendobrak peradaban dengan senjata gagasan. Di barisan terdepan, tegak berdiri sosok Murtadha Muthahhari—sang arsitek nalar yang sukses mengawinkan kedalaman tradisi Islam dengan ketajaman filsafat modern. Ia bukan filsuf menara gading, melainkan motor perlawanan yang meruntuhkan kediktatoran Shah Iran. Bersama Ayatullah Khomeini, ia menghantam ilusi Marxisme dan sekularisme radikal hingga ke akarnya. Keberaniannya membakar kesadaran massa dibayar mahal; ia gugur sebagai martir di ujung peluru kelompok radikal pada 1979 demi tegaknya marwah intelektual Islam. Buku ini adalah manifesto intelektual; gerbang ringkas untuk menyelami samudra pemikiran Murtadha Muthahhari yang tajam. Dibahas mulai dari biografi, arsitektur filsafat kritis, sejarah, hingga manuver politiknya. Bersiaplah menelusuri jejak sang tokoh yang membuktikan bahwa filsafat adalah kekuatan revolusioner yang mampu mengubah wajah peradaban.
| Penulis | : | Rizem Aizid |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 136 |