Severity: Warning
Message: fopen(/var/www/html/divapress/sessions/ci_session1ki9jp8th1cafrghedcep9cjl7qisr6a): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 172
Backtrace:
File: /var/www/html/divapress/Apps/controllers/Portal.php
Line: 8
Function: __construct
File: /var/www/html/divapress/index.php
Line: 316
Function: require_once
Severity: Warning
Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/www/html/divapress/sessions)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /var/www/html/divapress/Apps/controllers/Portal.php
Line: 8
Function: __construct
File: /var/www/html/divapress/index.php
Line: 316
Function: require_once
Bagi sebagian orang, ilmu laduni itu halusinasi. Itu tidak mungkin terjadi, katanya. Itu perangkap iblis, sanggahnya lagi. Bagaimana mungkin seseorang mendapatkan ilmu tanpa sebab-sebab yang lumrah?! Jawabannya: sangat mungkin. Apa yang tidak mungkin bagi Allah Yang Maha Kuasa? Ilmu laduni adalah ilmu yang diperoleh dari Allah secara langsung tanpa sebab-akibat, tanpa proses belajar pada umumnya. Memang, semua ilmu berasal dari Allah semata. Tetapi, ilmu laduni ini datangnya tanpa perantara guru atau ustadz. Imam al-Ghazali, di dalam buku ini, menegaskan bahwa ilmu laduni itu datang ketika jiwa kita sudah siap menerima pancaran ilham. Yaitu, ketika jiwa kita bersih dan suci dari kotoran-kotoran. Itulah karunia ilmu Ilahi yang suci, yang bisa didapatkan oleh siapa saja dengan jiwa yang suci. Jiwa yang suci akan memancarkan cahaya-cahaya. Jiwa yang suci, lanjut Imam al-Ghazali, sanggup menembus segala realitas dan hakikat. Imam al-Ghazali juga menjelaskan tiga cara agar kita mudah mendapatkan ilmu laduni. Yaitu, belajar, olah jiwa, dan tafakkur. Perinciannya bisa dibaca di dalam buku ini.
| Penulis | : | Imam al-Ghazali |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2025 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 100 |