Kitab ini adalah untaian hikmah yang mengurai esensi adab sebagai fondasi perjalanan ruhani. Dalam kosmologi tasawuf, adab jangan sampai disepelekan, sebab ia menjadi tiang penyangga yang kokoh bagi amal, ilmu, dan suluk. Tanpa adab, aktivitas menjadi kosong makna, ilmu berpotensi melahirkan kesombongan, sementara pencarian spiritual hanya menjadi bayang-bayang ilusi semata. Kitab ini mengudarkan panduan bertahap—seperti tangan lembut yang membimbing dalam gelap—dan memberikan suluh bagi jiwa yang baru menapaki jalan spiritual. Dimulai dari benih persahabatan ruhani, kitab ini menyentakkan kesadaran melalui pelajaran sederhana namun mendalam: pilihlah sahabat yang dapat mengarahkan hati kepada Allah. Dari sini, perjalanan bertambah intens saat seorang murid diajarkan untuk mengenali dirinya sendiri di cermin kesunyian. Dalam kesadaran terhadap aib pribadi, diam menjadi latihan pengendalian diri. Selanjutnya, adab kepada guru, yang digambarkan sebagai bagian dari penempaan batin untuk membentuk kerendahan hati. Dengan mengurai adab secara menyeluruh, kitab ini menghadirkan peta perjalanan spiritual menuju kesempurnaan jiwa.
| Penulis | : | Ibnu Atha’illah as-Sakandari |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 102 |