Rabi’ah al-Adawiyah tidak hanya dikenal sebagai seorang sufi perempuan yang zuhud dan shalih, tetapi juga sebagai tokoh yang memberi warna baru dalam sejarah tasawuf Islam. Salah satu ajarannya yang paling berpengaruh adalah mahabbah, yaitu cinta yang murni kepada Tuhan tanpa mengharap balasan surga ataupun takut kepada neraka. Ajaran mahabbah inilah yang kemudian menjadikan nama Rabi’ah dikenang sepanjang zaman. Namun, buku ini tidak hanya membahas konsep cinta ilahi yang menjadi ciri khas pemikirannya, melainkan juga mengulas perjalanan hidup Rabi’ah al-Adawiyah sejak masa kecilnya di Basrah, kehidupan asketisnya, kepribadiannya yang mengagumkan, serta pengaruhnya terhadap perkembangan sufisme setelahnya. Selain mahabbah atau “tasawuf cinta”, buku ini juga membahas pemikiran dan teladan Rabi’ah tentang zuhud, ikhlas, niat, ibadah yang tulus, kebebasan spiritual, akhlak, syair-syair sufistik, hubungan hamba dengan Tuhan, nasihat-nasihat hikmah, serta warisan spiritualnya yang terus menginspirasi para pencari Tuhan hingga hari ini.
| Penulis | : | Yanuar Arifin |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 174 |