Yang Maha Sakarepe, Yang Maha Entengan

Rp 55.000
Rp. 25.300

Coba renungkan hadis dari Anas bin Malik yang dikutip Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya ini. Rasulullah Saw bersabda: “Tujuh puluh ribu dari umatku akan masuk surga.” Para sahabat berkata, “Tambah lagi, wahai Rasulullah Saw.” Rasulullah Saw bersabda, “Setiap orang dari mereka membawa serta tujuh puluh ribu orang lainnya.” Para sahabat berkata, “Tambah lagi, wahai Rasulullah Saw.” Saat itu beliau Saw sedang berada di atas gundukan pasir, lalu beliau bersabda, “Demikianlah.” Sembari memberi isyarat dengan menciduk pasir dengan tangan beliau. Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah Saw, semoga Allah Swt menjauhkan orang yang masuk neraka setelah ini dari rahmatNya.” Ibnu Katsir juga menukil hadis dari Abu Bakar bin Umair ini. Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah Swt telah menjanjikan padaku bahwa Dia akan memasukkan tiga ratus ribu orang dari umatku ke dalam surga tanpa hisab.” Umair berkata, “Wahai Rasulullah Saw, tambah lagi.” Maka beliau memberi isyarat demikian (cidukan pasir) dengan tangan beliau. Umiar berkata, “Wahai Rasulullah Saw, tambah lagi.” Umar bin Khattab berkata, “Cukuplah. Sesungguhnya jika Allah Swt berkehendak, niscaya Dia Swt memasukkan seluruh manusia ke dalam surga dengan sekali cidukan.” Maka Rasulullah Saw bersabda, “Umar benar.” Mari ambil kalkulator, lalu hitung. Jika angka 70.000 orang dikalikan 70.000 orang lagi, hasilnya adalah 4.900.000.000 orang. Banyak sekali! Kini pikirkan makna simbolis “satu cidukan pasir di tangan Rasulullah Saw”. Coba Anda keduk segenggam pasir, lalu hitung, berapa jumlahnya? Niscaya takkan terhitung lagi. Saking banyaknya, bahkan “saking tak terbatasnya”. Lalu masukkan ucapan Sayyidina Umar bin Khattab ini: “Sesungguhnya jika Allah Swt berkehendak, niscaya Dia Swt memasukkan seluruh manusia ke dalam surga dengan sekali cidukan.” yang dibenarkan oleh Rasulullah Saw. Begitulah “imajinasi jauh” kita atas maha luasnya Rahmat, Ridha, dan Kasih Sayang Allah Swt kepada semua makhlukNya. Ia sungguh-sungguhlah Tuhan Yang Maha Tak Ternalar, Maha Tak Tertakar, Maha Melampaui segala apa pun yang paling melampaui. Ia Maha Bisa Berbuat Apa Saja, “Maha Sekarepe”, tanpa kecuali. Maka janganlah berputus-asa dari samudra pertolonganNya....

Rincian buku:

Penulis : Edi AH Iyubenu
Penerbit : DIVA Press
Tahun terbit : 2020
ISBN : 9786023919871
Halaman : 208

Buku Terkait


Nur Zaim
Rp 60.000
Rp 48.000

Arum Faiza
Rp 60.000
Rp 48.000

@temupenulis
Rp 75.000
Rp 56.250

@mroisalmaududy
Rp 68.000
Rp 54.400

Dwi Suwiknyo dan Penulis Lainnya
Rp 65.000
Rp 52.000

Ustadz Ukasyah Habibu Ahmad
Rp 58.000
Rp 46.400