Buku ini, bisa dibilang, adalah sebuah ikhtiar puitik untuk menghidupkan kembali simbol-simbol spiritual dan budaya Tionghoa yang lama tersisih dari medan kebudayaan Indonesia. Tema-tema universal seperti kematian, cinta, kesunyian, harapan, perjalanan hidup, kehilangan, dan pencarian makna mendapat panggung yang luas di sini. Dedy sedang berupaya mempertemukan tiga tradisi sekaligus, yakni spiritualitas Tionghoa, sastra Indonesia modern, dan pengalaman personal penyair. Hilmi Faiq, jurnalis dan penulis.
| Penulis | : | Dedy Tri Riyadi |
|---|---|---|
| Penerbit | : | basabasi |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 88 |