Setelah kejahatan itu terjadi, Raskolnikov tidak lagi hidup sebagai manusia bebas. Ia berjalan di antara keramaian kota seperti bayangan yang diburu pikirannya sendiri. Tidak ada jeruji, tidak ada vonis, belum ada hukuman resmi—tetapi rasa takut, curiga, demam, dan rasa bersalah telah menjadikannya tahanan dalam tubuhnya sendiri. Di sekelilingnya, kehidupan terus memperlihatkan wajah paling kejam: perempuan diperdagangkan oleh keadaan, keluarga miskin dipermalukan oleh kelaparan, kekuasaan lelaki menekan yang tak berdaya, dan hukum sering kali lebih mudah mengejar pelaku daripada memahami luka sosial yang melahirkannya. Sonia, yang hidupnya sendiri telah dikorbankan oleh kemiskinan, menjadi cermin paling menyakitkan bagi Raskolnikov: seseorang yang jatuh, tetapi tidak kehilangan belas kasih. Sementara Porfiry Petrovitch mendekat dengan kecerdasan yang tenang dan Svidrigailov hadir sebagai bayangan gelap dari kemungkinan hidup tanpa nurani, Raskolnikov dipaksa menghadapi pertanyaan yang tak bisa lagi ia hindari: apakah manusia dapat hidup setelah mengkhianati jiwanya sendiri?
| Penulis | : | Fyodor Dostoevsky |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 408 |