Sebuah dadu bergulir di balairung Astina malam itu, dan nasib Drupadi pun ikut menanggung hasilnya. Yudistira, suami yang dia cintai dengan segenap jiwa, telah mempertaruhkan kerajaan, dirinya sendiri, hingga kehormatan istrinya di atas meja dadu yang sepenuhnya dikuasai kelicikan Sengkuni. Pada saat itulah Drupadi, sang permaisuri dari negeri Amarta yang dibangun dari keringat Pandawa, terseret paksa ke tengah pesta perjudian, dan hampir dinistakan di hadapan putra Pandu Dewanata yang kalah dan memilih diam. Dua belas tahun menjalani pengasingan di rimba belantara, justru membuat kesumat Drupadi semakin menjalar dalam sanubari. Ketika tiba masa penyamaran di Negara Wirata, perempuan yang pernah diperlakukan seperti barang taruhan itu harus menanggalkan nama dan mahkotanya, menjelma menjadi Salindri: seorang pelayan yang tak seorang pun tahu siapa dia sesungguhnya. Dalam kebersahajaan itu, cinta kepada para Pandawa dan dendam kepada Kurawa, menjadi dua titik api yang saling berebut penghabisan di dadanya. Di balik dinding keputren, Salindri merahasiakan gejolak yang lebih besar daripada sekadar identitas; karena di dalam dirinya masih berkobar pertanyaan yang membakar siapa pun: “Sampai kapan seorang perempuan harus menepikan luka batinnya demi melindungi orang-orang yang dia cintai?”
| Penulis | : | Ardian Kresna |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 378 |