Malam demi malam, lampu-lampu di rumah megah tepi Long Island Sound menyala tanpa henti, mengundang ratusan tamu yang tak pernah mengenal tuan rumahnya. Jay Gatsby merintis kekayaannya lewat jalan gelap yang tak pernah diungkapnya untuk memikat kembali Daisy Buchanan, cinta lama yang kini bersuamikan lelaki dari kalangannya sendiri. Nick Carraway, kerabat Daisy dan tetangga Gatsby, menyaksikan kerinduan itu berubah menjadi obsesi di balik gemerlap pesta yang tak pernah sepi. Di ujung dermaga seberang, cahaya hijau berkelip—penanda harapan yang kian menjauh—sementara mata raksasa pada papan iklan mengawasi lembah abu. Namun, cinta yang ia kejar ternyata hanyalah bayangan indah yang dibentuk oleh ingatan sendiri. Ketika pesta usai dan Gatsby terbaring sunyi tanpa pelayat, yang tersisa hanyalah citra manusia yang terus mendayung, melawan arus, menuju masa yang tak pernah kembali. Fitzgerald memosisikan novel ini sebagai potret zaman ketika kaum borjuis berusaha menandingi kaum bangsawan, dan mimpi bahwa kebahagiaan bisa dibeli akhirnya kandas
| Penulis | : | F. Scott Fitzgerald |
|---|---|---|
| Penerbit | : | DIVA Press |
| Tahun terbit | : | 2026 |
| ISBN | : | - |
| Halaman | : | 258 |